STRATEGI OMBUDSMAN RI PERWAKILAN KALIMANTAN TENGAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

Sundari, Titik (2026) STRATEGI OMBUDSMAN RI PERWAKILAN KALIMANTAN TENGAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover +Dapus Titik Sundari.pdf]
Preview
Text
Cover +Dapus Titik Sundari.pdf

Download (426kB) | Preview
[thumbnail of Skripsi Titik Sundari Fulltext.pdf] Text
Skripsi Titik Sundari Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya tingkat literasi masyarakat di Kalimantan Tengah terkait peran dan fungsi Ombudsman RI, yang menyebabkan ketidakmerataan akses ke keadilan dalam pelayanan publik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas strategi Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Tengah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dengan menggunakan kerangka kerja RACE oleh Smith (2002) (Research, Action, Communication, Evaluation). Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada pihak internal lembaga, unsur masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap Research, Ombudsman berhasil mengidentifikasi permasalahan literasi di daerah terpencil, yang kemudian ditindaklanjuti pada tahap Action melalui program PVL On The Spot dan pendekatan "Sentuhan Lokal". Namun, aspek Communication dinilai belum optimal karena ketergantungan pada media digital yang menimbulkan "gelembung digital", sehingga kurang menjangkau warga yang memiliki akses teknologi terbatas. Pada tahap Evaluation, meskipun responsivitas lembaga mendapatkan apresiasi tinggi, pemahaman publik mengenai batasan kewenangan institusi masih sangat terbatas. Kesimpulannya, strategi peningkatan literasi telah memiliki dasar sistemik yang kuat, namun memerlukan perubahan dalam saluran komunikasi yang lebih kontekstual dan inklusif. Ombudsman perlu memperluas jangkauan sosialisasi secara langsung ke tingkat desa agar hak-hak pelayanan publik warga dapat terlindungi secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah tanpa terhambat oleh faktor geografis maupun digital.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Literasi Masyarakat, Ombudsman RI, Pelayanan Publik
Subjects: Ilmu Pemerintahan
Fakultas / Prodi: FISIP > Ilmu Pemerintahan (S1)
Depositing User: Titik Sundari
Date Deposited: 21 May 2026 03:56
Last Modified: 21 May 2026 03:56
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/6251

Actions (login required)

View Item
View Item