Safira, Dwi Septiana (2026) STUDI KOMPOSISI JENIS CAPUNG (ODONATA) DI SUB-DAERAH ALIRAN SUNGAI SALUHAN DAN JAJUANG TAMAN HUTAN RAYA LAPAK JARU KABUPATEN GUNUNG MAS. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
COVER + DAPUS DWI SEPTIANA SAFIRA.pdf
Download (875kB) | Preview
Skripsi DWI SEPTIANA SAFIRA Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Capung (Odonata) merupakan serangga predator yang berperan penting dalam ekosistem sebagai pengendali alami serangga maupun sebagai bioindikator kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan menganalisis komposisi capung di Sub-Daerah Aliran Sungai (Sub-DAS) Saluhan dan Jajuang, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru, Kabupaten Gunung Mas. Pengambilan data dilakukan dengan metode Active Visual Survey (AVS) pada lima titik pengamatan di setiap lokasi. Spesimen dipreservasi menggunakan metode basah dengan larutan aseton, dan diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi menggunakan literatur taksonomi Odonata. Analisis data meliputi densitas, frekuensi, dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 13 spesies capung yang tergolong dalam 7 famili dan dua subordo (Anisoptera dan Zygoptera) dengan total 47 individu. Spesies yang paling dominan adalah Heliocypha biforata, diikuti oleh Vestalis sp. dan Trithemis aurora. Sungai Jajuang memiliki spesies richness lebih tinggi dibandingkan Sungai Saluhan, yang ditunjukkan oleh kehadiran beberapa spesies dari kelompok Zygoptera yang tidak dijumpai di Sungai Saluhan. Analisis struktur komunitas menunjukkan bahwa Sungai Saluhan didominasi oleh spesies dengan toleransi lingkungan yang lebih tinggi, sedangkan Sungai Jajuang memiliki komposisi spesies yang lebih beragam. Perbedaan keberadaan spesies pada setiap titik pengamatan menunjukkan adanya heterogenitas habitat yang mempengaruhi distribusi capung. Perbedaan struktur komunitas ini menunjukkan bahwa kondisi habitat dan tingkat gangguan lingkungan berpengaruh terhadap distribusi Odonata. Oleh karena itu, capung berpotensi digunakan sebagai bioindikator ekologis dalam mendukung pengelolaan dan konservasi biodiversitas di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Odonata, komposisi jenis, struktur komunitas, bioindikator, Tahura Lapak Jaru |
| Subjects: | Biologi |
| Fakultas / Prodi: | FMIPA > Biologi (S1) |
| Depositing User: | Septi Dwi Septiana Safira |
| Date Deposited: | 25 May 2026 03:00 |
| Last Modified: | 25 May 2026 03:00 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/6373 |

