PEMANFAATAN ARANG AKTIF DARI SERBUK GERGAJI KAYU ULIN (Eusideroxylon zwageri T. et B.) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MINYAK GORENG BEKAS

Simanjuntak, Monica (2026) PEMANFAATAN ARANG AKTIF DARI SERBUK GERGAJI KAYU ULIN (Eusideroxylon zwageri T. et B.) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MINYAK GORENG BEKAS. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover+Dapus MONICA SIMANJUNTAK.pdf]
Preview
Text
Cover+Dapus MONICA SIMANJUNTAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of MONICA SIMANJUNTAK Fulltext OK.pdf] Text
MONICA SIMANJUNTAK Fulltext OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pemanfaatan limbah serbuk gergaji kayu ulin (Eusideroxylon zwageri T. Et B.) sebagai bahan baku arang aktif merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan nilai guna limbah industri kayu. Arang aktif memiliki kemampuan sebagai adsorben yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas minyak goreng bekas yang mengalami penurunan mutu akibat proses oksidasi, hidrolisis, dan polimerisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas arang aktif dari serbuk gergaji kayu ulin berdasarkan parameter rendemen, kadar air, kadar zat mudah menguap, kadar abu, dan kadar karbon terikat sesuai standar SNI 06-3730-1995, serta mengaplikasikannya untuk meningkatkan kualitas minyak goreng bekas berdasarkan SNI 01-3741-2002. Metode penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu pembuatan arang aktif dan pengaplikasiannya pada minyak goreng bekas. Proses karbonisasi dilakukan melalui pirolisis pada suhu 225°C selama 8 jam dan 354°C selama 6 jam, kemudian diaktivasi secara fisika melalui pemanasan pada suhu 1000°C selama 2 jam. Pengujian kualitas arang aktif meliputi rendemen, kadar air, kadar zat mudah menguap, kadar abu, dan kadar karbon terikat. Data dianalisis menggunakan uji t independen dengan lima kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen arang aktif berkisar 82,26%–85,43%, kadar air 1,68%–2,87%, kadar zat mudah menguap 11,38%–12,89%, kadar abu 4,55%–5,65%, dan kadar karbon terikat 80,10%–80,88%, yang telah memenuhi standar SNI 06-3730-1995. Perlakuan suhu 354 °C menghasilkan kualitas arang aktif yang lebih baik dibandingkan dengan suhu 225 °C. Aplikasi arang aktif pada minyak goreng bekas mampu memperbaiki beberapa parameter fisik, terutama warna, kadar air, dan bobot jenis, dengan nilai bobot jenis sebesar 0,9 g/ml yang telah memenuhi standar SNI 01-3741-2002, meskipun belum sepenuhnya menghilangkan bau tengik. Berdasarkan hasil penelitian, arang aktif dari serbuk gergaji kayu ulin berpotensi sebagai adsorben untuk meningkatkan kualitas minyak goreng bekas serta sebagai alternatif pemanfaatan limbah industri kayu yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: arang aktif, kayu ulin, adsorben, minyak goreng bekas, pirolisis
Subjects: Kehutanan
Fakultas / Prodi: FAPERTA > Kehutanan (S1)
Depositing User: Monica Simanjuntak
Date Deposited: 25 May 2026 05:58
Last Modified: 25 May 2026 05:58
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/6409

Actions (login required)

View Item
View Item