STUDI PENGETAHUAN MASYARAKAT TRADISIONAL(ETNOPRIMATOLOGI) TENTANG PRIMATA UNTUK STRATEGI PENGELOLAAN SATWA LIAR DI KELURAHAN PETUK BUKIT KECAMATAN RAKUMPIT

Santia, Riya (2026) STUDI PENGETAHUAN MASYARAKAT TRADISIONAL(ETNOPRIMATOLOGI) TENTANG PRIMATA UNTUK STRATEGI PENGELOLAAN SATWA LIAR DI KELURAHAN PETUK BUKIT KECAMATAN RAKUMPIT. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover+Daftar pustaka_Riya Santia.pdf]
Preview
Text
Cover+Daftar pustaka_Riya Santia.pdf

Download (555kB) | Preview
[thumbnail of Skripsi Full ttd Riya Santia.pdf] Text
Skripsi Full ttd Riya Santia.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan spesies primata, menilai tingkat pengetahuan masyarakat tradisional serta menganalisis hubungannya dengan pengelolaan satwa liar di Kelurahan Petuk Bukit Kota Palangka Raya, Penelitian dilaksanakan selama empat bulan menggunakan metode wawancara dihitung dengan skala Guttman dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, studi pustaka, dan dokumentasi terhadap 30 responden yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengenal beberapa jenis primata yang terdapat di wilayah tersebut, yaitu orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus wurmbii), bekantan (Nasalis larvatus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan owa￾owa (Hylobates muelleri). Tingkat pengetahuan masyarakat tentang morfologi primata tergolong cukup baik, ditunjukkan dengan kemampuan masyarakat mengenali ciri fisik masing-masing jenis primata, terutama owa-owa yang memperoleh persentase tertinggi sebesar 100%. Pengetahuan masyarakat tentang ekologi primata tergolong sangat baik, dengan persentase 100% pada orangutan dan kategori umum, serta 75% pada bekantan, monyet ekor panjang, dan owa-owa. Pengetahuan masyarakat mengenai konservasi primata juga tergolong baik, dimana seluruh responden memahami pentingnya perlindungan orangutan, bekantan, monyet ekor panjang, dan owa-owa dengan persentase masing-masing sebesar 100%, meskipun pemahaman konservasi secara umum masih mencapai 50%. Selain itu, budaya masyarakat yang berkaitan dengan primata masih cukup kuat, ditunjukkan oleh nilai budaya sebesar 100% pada monyet ekor panjang, owa-owa, dan kategori umum, serta 66,67% pada orangutan dan bekantan.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Etnoprimatologi, Konservasi, Budaya masyarakat, skala Guttman, pengelolaan satwa liar
Subjects: Kehutanan
Fakultas / Prodi: FAPERTA > Kehutanan (S1)
Depositing User: RIYA SANTIA
Date Deposited: 18 Jun 2026 08:37
Last Modified: 18 Jun 2026 08:37
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/6736

Actions (login required)

View Item
View Item