ANALISIS KUALITAS MADU KELULUT (Heterotrigona itama) DARI TIGA TEMPAT DI KOTA PALANGKA RAYA

Kesuma, Muhammad Damei (2026) ANALISIS KUALITAS MADU KELULUT (Heterotrigona itama) DARI TIGA TEMPAT DI KOTA PALANGKA RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of COVER+DAPUS_SKRIPSI MUHAMMAD DAMEI KESUMA_213010404011.pdf] Text
COVER+DAPUS_SKRIPSI MUHAMMAD DAMEI KESUMA_213010404011.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of Skripsi_Muh_Damei_Kesuma Fulltext.pdf] Text
Skripsi_Muh_Damei_Kesuma Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas madu kelulut (Trigona itama) yang berasal dari tiga lokasi budidaya di Kota Palangka Raya, yaitu Kelampangan, Jalan Hiu Putih, dan Jalan Beliang. Pemilihan lokasi dilakukan melalui proporsi sampling berdasarkan kesamaan jenis pakan dominan, yakni kaliandra merah (Calliandra calothyrsus), santos lemon (Xanthostemon chrysanthus), dan bidara (Ziziphus mauritiana). Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, gula pereduksi, keasaman, serta karakteristik organoleptik (rasa, aroma, warna, dan kekentalan). Seluruh pengujian laboratorium mengacu pada Standar Nasional Indonesia SNI 8664-2018 untuk madu lebah tanpa sengat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air madu kelulut berada pada kisaran 25,50–27,17%, sampel dari ketiga lokasi memenuhi persyaratan SNI 8664-2018 . Nilai keasaman berkisar antara 171,51–224,15 mL NaOH/kg dan menunjukkan perbedaan signifikan antar lokasi, di mana M1 memiliki tingkat keasaman tertinggi dan M2 terendah. Kadar gula pereduksi berkisar 40–42%, sehingga ketiga sampel belum memenuhi batas minimal SNI 8664-2018 sebesar 55%. Uji organoleptik memperlihatkan variasi preferensi panelis: rasa ketiga sampel berada pada kategori “suka”, aroma M2 memperoleh skor tertinggi, warna M1 paling disukai, dan kekentalan M3 menunjukkan penilaian terbaik. Perbedaan ini dipengaruhi oleh variasi vegetasi pakan di masing-masing lokasi.Secara keseluruhan, kualitas madu kelulut dipengaruhi oleh perbedaan lingkungan budidaya dan komposisi sumber pakan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan pakan dan penanganan pascapanen untuk meningkatkan mutu madu kelulut sehingga memenuhi standar SNI 8664-2018.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: madu kelulut , SNI 8664-2018, lokasi, kualitas
Subjects: Kehutanan
Fakultas / Prodi: FAPERTA > Kehutanan (S1)
Depositing User: Muhammad Damei Kesuma
Date Deposited: 14 Jul 2026 04:24
Last Modified: 14 Jul 2026 04:24
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7199

Actions (login required)

View Item
View Item