Mirozea, Yudha Fernandho Mirozea (2026) ANALISIS PENGGUNAAN BORED PILE UNTUK PENANGANAN LONGSORAN DI RUAS JALAN TEWAH - KURUN PADA STA 14+900 KALIMANTAN TENGAH. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
Cover + Dapus YUDHA FERNANDHO.pdf
Download (4MB)
Skripsi YUDHA FERNANDHO Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Tanah longsor merupakan peristiwa perpindahan material penyusun lereng seperti tanah, batuan, atau puing-puing yang bergerak dari elevasi tinggi ke elevasi yang lebih rendah untuk mencari kesetimbangan atau keluar dari lereng tersebut. Keadaan lereng yang curam merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan potensi terjadinya tanah longsor. Tanah longsor dapat terjadi karena ketidakstabilan lereng dan membuat lereng tersebut sebagai area yang rentan terhadap longsor. Longsoran yang terjadi pada morfologi perbukitan juga ditemukan di Ruas Jalan Tewah - Kurun pada STA 14+900, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, yang menunjukkan bahwa lereng tersebut memiliki potensi longsor yang cukup tinggi sehingga diperlukan upaya penanganan untuk meningkatkan stabilitas lereng.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus yang bertujuan untuk menganalisis kondisi stabilitas lereng eksisting serta mencari solusi untuk mengatasi potensi longsor di masa mendatang. Data perencanaan berupa data sekunder pengujian lapangan dan hasil laboratorium dari suatu proyek. Data tersebut dianalisis menggunakan metode elemen hingga (FEM) dengan bantuan program Plaxis 2D.
Berdasarkan hasil analisis, kondisi lereng eksisting memiliki nilai faktor keamanan (SF) awal sebesar 1,910 yang secara teoritis dalam kondisi aman, tetapi hal tersebut tidak sesuai dengan kondisi aktual di lapangan yang telah mengalami longsoran. Oleh karena itu, dilakukan back analysis dan diperoleh nilai faktor keamanan (SF) berubah menjadi 0,898 yang menunjukkan bahwa lereng dalam kondisi labil atau mengalami longsoran. Sebagai pembanding, analisis stabilitas lereng juga dilakukan menggunakan metode keseimbangan batas (LEM) melalui metode bishop, yang menghasilkan nilai faktor keamanan (SF) sebesar 1,000 yang menunjukkan bahwa lereng dalam kondisi kritis. Selanjutnya dilakukan perencanaan dan pemasangan perkuatan bored pile dengan menggunakan dua buah bored pile berdiameter 0,5 m dan panjang 7 m yang dipasang secara berjajar pada area lereng kritis. Setelah dilakukan perkuatan, nilai faktor keamanan (SF) meningkat menjadi 1,250 dan telah memenuhi kriteria dari SF > 1,25, sehingga lereng berada dalam kondisi stabil dan dapat diklasifikasikan sebagai lereng aman. Hasil perhitungan struktur menunjukkan bahwa penulangan bored pile menggunakan tulangan lentur 4D16 dan tulangan sengkang ∅10–100 mm.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Lereng, Longsor, Bored Pile, Metode Elemen Hingga, Faktor Keamanan (SF) |
| Subjects: | Teknik Sipil |
| Fakultas / Prodi: | FT > Teknik Sipil (S1) |
| Depositing User: | Yudha Fernandho Mirozea |
| Date Deposited: | 18 Jul 2026 03:31 |
| Last Modified: | 18 Jul 2026 03:31 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7355 |

