PERBANDINGAN AGROFORESTRI PADA LAHAN MASYARAKAT LOKAL DAN TRANSMIGRAN DI KELURAHAN KALAMPANGAN

Mahe, Rama Samudra Jaya (2026) PERBANDINGAN AGROFORESTRI PADA LAHAN MASYARAKAT LOKAL DAN TRANSMIGRAN DI KELURAHAN KALAMPANGAN. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of COVER+DAPUS Rama Samudra Jaya Mahe.pdf] Text
COVER+DAPUS Rama Samudra Jaya Mahe.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI Rama Samudra Jaya Mahe FullText.pdf] Text
SKRIPSI Rama Samudra Jaya Mahe FullText.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sistem agroforestri, komposisi jenis tanaman, pola tanam, teknik pengelolaan lahan, dan pendapatan agroforestri pada masyarakat lokal dan masyarakat transmigran di Kelurahan Kalampangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian terdiri atas 20 responden yang dipilih secara purposive, meliputi 10 masyarakat lokal dan 10 masyarakat transmigran. Data dikumpulkan melalui observasi, inventarisasi vegetasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk membandingkan karakteristik agroforestri kedua kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agroforestri yang diterapkan terdiri atas agrisilvikultur sebesar 13 responden terdiri atas 8 masyarakat lokal dan 5 masyarakat transmigran dan agrosilvopastura sebesar 7 responden tediri atas 2 masyarakat lokal dan 5 masyarakat transmigran. Komposisi jenis tanaman pada masyarakat lokal didominasi tanaman pertanian sebesar 99,81%, sedangkan pada masyarakat transmigran sebesar 99,04%, dengan tingkat keragaman jenis tanaman yang lebih tinggi pada kelompok transmigran. Pola tanam yang ditemukan meliputi tree along border dan alley cropping, dengan pola tree along border sebagai pola yang paling dominan diterapkan sebanyak 18 responden dan pola alley croping sebanyak 2 responden. Teknik pengelolaan lahan masyarakat lokal masih cenderung tradisional dan berbasis pengetahuan turun-temurun, sedangkan masyarakat transmigran lebih intensif dalam pengelolaan tata air, penggunaan pupuk, pemanfaatan alat bantu pertanian, serta diversifikasi komoditas tanaman. Rata-rata pendapatan masyarakat lokal dari sistem agroforestri sebesar Rp19.353.850 per tahun, sedangkan masyarakat transmigran sebesar Rp27.958.050 per tahun. Kontribusi pendapatan terbesar pada kedua kelompok berasal dari komponen pertanian, sementara komponen kehutanan dan peternakan berperan sebagai sumber pendapatan tambahan. Berdasarkan periode penerimaan pendapatan, komponen agroforestri terdiri atas komoditas jangka pendek, menengah, dan panjang yang mendukung keberlanjutan pendapatan rumah tangga petani.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Agroforestri, Lahan Gambut, Masyarakat Lokal, Masyarakat Transmigran, Pendapatan Agroforestri.
Subjects: Kehutanan
Fakultas / Prodi: FAPERTA (FPKP) > Kehutanan (S1)
Depositing User: Rama Samudra Jaya Mahe
Date Deposited: 24 Jul 2026 07:03
Last Modified: 24 Jul 2026 07:03
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7596

Actions (login required)

View Item
View Item