Anjani, Septi Leri (2026) EFEKTIVITAS Trichoderma sp. DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.). Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
Cover + Dapus SEPTI LERI ANJANI.pdf
Download (456kB)
Skripsi SEPTI LERI ANJANI Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun mengalami penurunan produktivitas yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum penyebab penyakit layu fusarium. Solusi alternatif yang dapat dilakukan yaitu pemanfaatan agen hayati, salah satunya Trichoderma sp. yang memiliki sifat antagonis terhadap mikroorganisme patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Trichoderma sp. sebagai agen pengendali penyakit layu pada tanaman tomat yang disebabkan oleh F. oxysporum. Penelitian ini menggunakan empat isolat Trichoderma sp. (Tr.k1, Tr.k2, Tr.k10, dan Tr.k18) yang diisolasi dari rizosfer kalakai. Uji non-patogenik Trichoderma sp. dilakukan melalui uji patogenisitas terhadap kecambah tomat. Uji antagonisme dilakukan secara kultur ganda untuk menghitung persentase penghambatan terhadap F. oxysporum. Uji potensi pada bibit tomat dilakukan dengan perlakuan isolat Trichoderma sp. dan inokulasi F. oxysporum untuk mengamati insidensi dan severitas penyakit serta pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil dengan variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot hasil buah tomat. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat isolat berpotensi sebagai agens hayati berdasarkan uji patogenisitas karena tidak menyebabkan mortalitas pada kecambah tomat melainkan dapat mendukung tinggi dan panjang akar kecambah lebih baik dibandingkan kontrolnya. Selain itu, Trichoderma sp. mampu menghambat pertumbuhan F. oxysporum melalui uji kultur ganda dengan persentase penghambatan berkisar antara 71,73% - 78,07 %, dimana nilai tertinggi dicapai oleh isolat Tr.k10 yaitu 78,07 %. Mekanisme penghambatan secara mikroskopis menunjukkan adanya mikoparasitisme dengan cara melisiskan dan melilit hifa patogen. Semua perlakuan pada uji potensi menunjukkan gejala penyakit dengan rerata nilai insidensi dan severitas 100%. Namun, isolat Trichoderma sp., yaitu Tr.k1, Tr.k2, Tr.k10, Tr.k18 dan Trichoderma komersil mampu mendukung pertumbuhan tinggi tanaman, pembentukan daun dan hasil panen buah tomat lebih baik dari tanaman kontrol. Dalam hal ini Isolat Tr.k18 lebih baik dari perlakuan lainnya yang mampu mendukung tinggi tanaman sebesar 102,20 cm, dengan jumlah daun sebanyak 141,17 helai dan berat basah buah 267,80 gram.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Trichoderma sp., efektivitas, layu fusarium, tanaman tomat |
| Subjects: | Biologi |
| Fakultas / Prodi: | FMIPA > Biologi (S1) |
| Depositing User: | Septi Leri Anjani |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 01:56 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 01:56 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7691 |

