Sugianoor, Sugianoor (2026) RESPONS PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa L.) AKIBAT APLIKASI MIKROALGA DALAM BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM PADA HIDROPONIK SISTEM WICK. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
Cover + Dapus Sugianoor.pdf
Download (933kB)
Skripsi Sugianoor Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Selada merah (Lactuca sativa L.) adalah produk hortikultura yang umumnya ditanam dan dikonsumsi masyarakat. Tanaman ini termasuk dalam kelompok sayuran daun yang memiliki nilai gizi tinggi dan sering digunakan sebagai bahan makanan segar seperti salad dan sayuran mentah. Namun, sejumlah elemen penting, termasuk sistem budidaya, ketersediaan nutrisi, dan media tanam, memiliki dampak besar pada kuantitas dan kualitas selada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara aplikasi mikroalga dengan komposisi media tanam serta pengaruh tunggal pada masing-masing perlakuan mikroalga dan perlakuan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah pada sistem hidroponik. Penelitian telah dilaksanakan selama 3 bulan dari April - Juni 2026, berlokasi di Greenhouse Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya. Hasil penelitian, menunjukan terdapat interaksi antara mikroalga dan media tanam pada beberapa parameter pengamatan seperti bobot segar total tanaman perlakuan A1M2 (sekam bakar 25%, cocopeat 75%, dan mikroalga 0,5 g/l) yaitu 118,42 gram, bobot kering total tanaman perlakuan A2M2 (sekam bakar 50%, cocopeat 50%, dan mikroalga 0,5 g/l) yaitu 7,105 gram, dan volume akar tanaman perlakuan A3M4 (sekam bakar 75%, cocopeat 25%, dan mikroalga 1,5 g/l) yaitu 27,33 ml. Pada perlakuan tunggal aplikasi mikroalga berpengaruh nyata pada beberapa parameter pengamatan seperti total luas daun perlakuan M2 (0,5 g/l) yaitu 191,45 cm2, bobot segar tanaman perlakuan M2 (0,5 g/l) yaitu 107,47 gram, bobot kering tanaman perlakuan M2 (0,5 g/l) yaitu 5,459 gram, dan volume akar tanaman perlakuan M4 (1,5 g/l) yaitu 20,89 ml. Untuk Perlakuan tunggal media tanam berpengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman umur 21, 28, dan 35 HST. Pada umur 21 dan 28 HST perlakuan A1 (sekam bakar 25% dan cocopeat 75%) yaitu 14,38 cm dan 21,83 cm. Namun, pada umur 35 HST perlakuan A1 (sekam bakar 25% dan cocopeat 75%) dan A2 (sekam bakar 50% dan cocopeat 50%) menjadi yang terbaik yaitu 28,50 cm dan 27,83 cm.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Lactuca sativa L., mikroalga, media tanam, hidroponik |
| Subjects: | Agroteknologi |
| Fakultas / Prodi: | FAPERTA (FPKP) > Agroteknologi (S1) |
| Depositing User: | sugianoor sugianoor |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 02:16 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:16 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7737 |

