Sitepu, Rizal Prima (2026) UJI KONSENTRASI DAUN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA) DAN DAUN BINTARO (Cerbera manghas) TERHADAP KUTU DAUN (Aphis gossypii Glover) PADA SAWI PAKCOY (Brassica rapa L.) HIDROPONIK. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
Cover + Dapus Rizal Prima Sitepu.pdf
Download (514kB)
skripsi_rizal_prima_sitepu.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata) dan ekstrak daun bintaro (Cerbera manghas) yang efektif terhadap hama kutu daun dan Untuk mengetahui berat basah tanaman sawi pakcoy yang terserang hama kutu daun setelah pemberian berbagai konsentrasi ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata) dan daun bintaro (Cerbera manghas). Dilaksanakan pada bulan April-Mei 2025 di Jln. Bukit Raya 1D, Kelurahan Palangkaraya, Kec, Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimatan Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial dengan 5 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 25 satuan percobaan, Perlakuan yang diuji adalah K0 (Kontrol), K1 (Kirinyuh 60%), K2 (Kirinyuh 80%), K3 (Bintaro 60%) K4 (Bintaro 80%). Hasil penelitian menunjukan perlakuan kontrol dengan tingkat kematian hama 0. Mortalitas paling tinggi terdapat pada perlakuan K2 ekstrak daun kirinyuh dengan konsentrasi 80%. Efektivitas ekstrak daun kirinyuh dengan konsentrasi 80% adalah ekstrak yang paling baik dengan nilai sebesar 63%. Kemudian K4 ekstrak daun bintaro 80% dengan nilai efektivitas 50%. K1 Ekstrak daun kirinyuh 60% dengan nilai efektivitas 40%, K3 Ekstrak daun bintaro 60% dengan nilai efektivitas 37%. Hasil penelitian pemberian ekstrak daun kirinyuh dan ekstrak daun bintaro pada berbagai konsentrasi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap berat basah tanaman pakcoy yang terserang hama kutu daun. Nilai LC50 yang paling tinggi terdapat pada perlakuan ekstrak daun kirinyuh dengan nilai LC50 641,32 µg/ml, sedangkan untuk LT50 waktu tercepat membunuh 50% hama terdapat pada perlakuan K2 ekstrak daun Kirinyuh 80% yaitu 270,261 jam atau 11 hari.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Ekstrak daun kirinyuh, Ektrak daun Bintaro, sawi Pakcoy, Aphis gossypii Insektisida |
| Subjects: | Agroteknologi |
| Fakultas / Prodi: | FAPERTA (FPKP) > Agroteknologi (S1) |
| Depositing User: | Rizal Prima Sitepu |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 03:16 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 03:16 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7756 |

