Talia, Nana (2026) ANALISIS EKONOMI TERHADAP LINGKUNGAN DI KALIMANTAN TENGAH MELALUI MODEL ARDL DAN INPUT-OUTPUT. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
Cover + Dafus NANA TALIA.pdf
Download (810kB)
Skripsi NANA TALIA Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji determinan makroekonomi emisi karbon dan memetakan struktur ekonomi yang memicu degradasi lingkungan di Provinsi Kalimantan Tengah. Data yang digunakan merupakan time series kuartalan dari Kuartal I tahun 2010 hingga Kuartal IV tahun 2024 (60 observasi) yang diintegrasikan dengan Matriks Transaksi Input-Output (I-O) tahun 2016. Analisis ekonometrika dilakukan menggunakan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk membedah dinamika emisi jangka pendek dan keseimbangan jangka panjang, serta model I-O untuk memetakan keterkaitan rantai pasok antarsektor.
Hasil estimasi model ARDL membuktikan bahwa hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC) ditolak. Dalam jangka pendek, ekspansi pertumbuhan ekonomi (PDRB) terbukti secara signifikan memicu lonjakan emisi seketika, namun kehilangan signifikansinya dalam keseimbangan jangka panjang. Hal ini mengindikasikan gagalnya penciptaan titik balik (turning point) perbaikan lingkungan secara alamiah. Variabel Penanaman Modal Asing (PMA) dan Dalam Negeri (PMDN) terbukti mampu menekan laju emisi dalam fluktuasi jangka pendek, namun bersifat netral (tidak signifikan) dalam jangka panjang. Sementara itu, peningkatan konsumsi energi terbukti secara signifikan menurunkan emisi dalam jangka panjang, sehingga mengonfirmasi terjadinya modernisasi efisiensi teknologi. Variabel Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terbukti sebagai determinan absolut yang mendongkrak emisi secara masif dalam jangka pendek dan membentuk tren siklikal dalam jangka panjang, mengalahkan efektivitas mitigasi.
Integrasi dengan analisis I-O memvalidasi terjadinya jebakan emisi struktural (structural emission trap). Tingginya angka keterkaitan ke belakang (backward linkage) pada sektor industri pengolahan memberikan tekanan ekspansi yang masif pada rantai pasok hulu. Tekanan ekspansi sektoral ini secara tidak langsung meningkatkan kerentanan ekologis terhadap risiko Karhutla, di mana praktik pembukaan lahan rentan kehilangan kendali (out of control). Temuan ini menegaskan bahwa tingginya emisi merupakan konsekuensi struktural dari rancang bangun ekonomi daerah, sehingga diperlukan reorientasi menuju penerapan Green Budgeting, penyusunan Green PDRB, dan penguatan kebijakan mitigasi berbasis pengendalian rantai pasok.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | ARDL; Input-Output; Emisi Karbon; Makroekonomi; Karhutla; EKC |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan Ilmu Lingkungan Penelitian Kualitatif |
| Fakultas / Prodi: | FEB > Ekonomi Pembangunan (S1) |
| Depositing User: | Nana Talia |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 08:48 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 08:48 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7786 |

