PENGARUH KOMBINASI TRASH TRAP DAN TANAMAN KAYU APU (Pistia stratiotes) TERHADAP KUALITAS AIR PADA SALURAN PEMBUANG DENGAN OUTLET DI SUNGAI SEBANGAU

Aprinanda, Alganiyu Tegar (2026) PENGARUH KOMBINASI TRASH TRAP DAN TANAMAN KAYU APU (Pistia stratiotes) TERHADAP KUALITAS AIR PADA SALURAN PEMBUANG DENGAN OUTLET DI SUNGAI SEBANGAU. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover + Dapus ALGANIYU TEGAR APRINANDA.pdf] Text
Cover + Dapus ALGANIYU TEGAR APRINANDA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Skripsi ALGANIYU TEGAR APRINANDA Fulltext.pdf] Text
Skripsi ALGANIYU TEGAR APRINANDA Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Pengaruh Kombinasi Trash Trap dan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes) terhadap Kualitas Air pada Saluran Pembuang dengan Outlet di Sungai Sebangau, Alganiyu Tegar Aprinanda, 2026, Jurusan/Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya
Peningkatan aktivitas permukiman dan usaha kuliner di kawasan perkotaan menyebabkan bertambahnya beban pencemaran pada saluran pembuang yang bermuara ke sungai. Limbah domestik cair dan padat, khususnya yang mengandung minyak dan lemak, sering dibuang langsung ke saluran drainase tanpa pengolahan sehingga berpotensi menurunkan kualitas air dan mencemari badan sungai utama. Kondisi ini terjadi pada saluran pembuang yang bermuara ke Sungai Sebangau di Kota Palangka Raya, di mana akumulasi sampah dan limbah domestik menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan upaya pengendalian yang efektif dan berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem kombinasi trash trap dan tanaman fitoremediasi kayu apu (Pistia stratiotes) terhadap kualitas air pada saluran pembuang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan eksperimen lapangan. Trash trap berfungsi untuk menangkap sampah padat yang terbawa aliran, sedangkan tanaman kayu apu berperan dalam proses fitoremediasi untuk menurunkan kadar pencemar minyak dan lemak. Pengambilan sampel air dilakukan pada tiga titik pengamatan, yaitu sebelum trash trap (hulu), pada area trash trap, dan setelah melewati sekat tanaman (hilir), dengan parameter utama minyak dan lemak yang diuji di laboratorium.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi trash trap dan tanaman kayu apu mampu menurunkan konsentrasi minyak dan lemak. Penurunan kadar minyak dan lemak setelah melewati sekat fitoremediasi tercatat sebesar 46,11% pada hari ke-1, 56,06% pada hari ke-9, 32,56% pada hari ke-16, dan 20,00% pada hari ke-24. Trash trap mampu menahan sampah padat dengan total volume tangkapan sebesar 0,208 m³ selama 24 hari pengamatan, sehingga secara keseluruhan sistem kombinasi ini terbukti efektif dalam mengurangi beban pencemaran sebelum air limbah memasuki Sungai Sebangau.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Trash trap, fitoremediasi, Pistia stratiotes, minyak dan lemak
Subjects: Teknik Sipil
Fakultas / Prodi: FT > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Alganiyu Tegar Aprinanda
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:25
Last Modified: 26 Aug 2026 03:25
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8118

Actions (login required)

View Item
View Item