ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI DI KABUPATEN PULANG PISAU

Awaliyah, Awaliyah (2026) ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI DI KABUPATEN PULANG PISAU. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover + Dapus AWALIYAH.pdf] Text
Cover + Dapus AWALIYAH.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Skripsi AWALIYAH Fulltext.pdf] Text
Skripsi AWALIYAH Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) penting dalam industri konstruksi untuk mencegah kecelakaan dan menjaga produktivitas pekerja khususnya di Kabupaten Pulang Pisau. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek konstruksi merupakan suatu sistem dan upaya yang bertujuan untuk menjamin keselamatan serta kesehatan para pekerja dan semua pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi melalui pengendalian potensi bahaya yang dapat timbul selama proses pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Data nasional menunjukkan kecelakaan kerja meningkat, dengan sektor konstruksi sebagai kontributor utamanya. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker), hingga april 2025 tercatat 47.300 kasus kecelakaan kerja atau n meningkat sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian pendekatan kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja pekerja konstruksi. Data perencanaan berupa data primer dan sekunder yang diperoleh langsung dari objek penelitian dengan melakukan wawancara dan menyebarkan kuisioner. Data tersebut dianalisis menggunakan mean dan standar deviasi untuk mengurutkan variabel dominan serta regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel dengan bantuan program SPSS statistics 24.
Berdasarkan hasil statistik deskriptif dan analisis regresi, variabel dominan (K3) terhadap kinerja pekerja pada proyek konstruksi yang paling berpengaruh adalah keselamatan kerja(X1), dengan catatan bahwa hasil ini merupakan persepsi dari seluruh responden yang mencakup level manajemen dan pekerja lapangan. Berdasarkan hasil regresi linear berganda, variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pekerja adalah Keselamatan Kerja (X1) dengan nilai Standardized Beta sebesar 0,534, lebih besar dibandingkan Kesehatan Kerja (X2) dengan Beta sebesar 0,238. Artinya, meskipun kedua variabel secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, kontribusi relatif keselamatan kerja dalam meningkatkan kinerja pekerja konstruksi di Kabupaten Pulang Pisau lebih besar. Berdasarkan hasil pengujian simultan (uji F) dapat disimpulkan bahwa nilai F hitung > F tabel dimana 20,918 > 3,17 sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel independen yaitu Keselamatan Kerja (X1), dan Kesehatan Kerja (X2) berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen yaitu Kinerja Pekerja (Y).

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kecelakaan Kerja, Proyek Konstruksi, Kinerja Pekerja Konstruksi
Subjects: Teknik Sipil
Fakultas / Prodi: FT > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Awaliyah Awaliyah
Date Deposited: 16 Sep 2026 03:01
Last Modified: 16 Sep 2026 03:01
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8392

Actions (login required)

View Item
View Item