EKSISTENSI TRADISI MANUGAL DI TENGAH MODERNISASI PADA MASYARAKAT DESA TEWANG DARAYU KECAMATAN PULAU MALAN KABUPATEN KATINGAN

Pransiska, Anita (2026) EKSISTENSI TRADISI MANUGAL DI TENGAH MODERNISASI PADA MASYARAKAT DESA TEWANG DARAYU KECAMATAN PULAU MALAN KABUPATEN KATINGAN. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover +Dapus Anita Pransiska (1).pdf] Text
Cover +Dapus Anita Pransiska (1).pdf

Download (761kB)
[thumbnail of Skripsi Anita Pransiska Fulltext.pdf] Text
Skripsi Anita Pransiska Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi tradisi manugal yang masih dijalankan oleh masyarakat Desa Tewang Darayu di tengah modernisasi, mendeskripsikan respons generasi muda terhadap tradisi manugal, serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan masyarakat dalam mempertahankan tradisi manugal sebagai warisan budaya masyarakat Dayak Ngaju.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas Mantir Adat, masyarakat Desa Tewang Darayu, dan generasi muda yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi manugal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tradisi manugal masih tetap eksis dan dilaksanakan oleh masyarakat Desa Tewang Darayu sesuai dengan tahapan yang diwariskan secara turun-temurun, mulai dari persiapan lahan, penentuan waktu tanam, persiapan benih dan alat, proses penanaman menggunakan tugal, hingga kegiatan kebersamaan setelah manugal selesai. Masyarakat juga masih mempertahankan penggunaan alat-alat tradisional seperti tugal, lanjong, bakul (kusak panyawar), parang, dan kapak, meskipun beberapa kegiatan pendukung telah memanfaatkan teknologi modern. Modernisasi tidak menghilangkan nilainilai budaya, seperti gotong royong, kebersamaan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap adat istiadat yang terkandung dalam tradisi manugal. (2) Respons generasi muda terhadap tradisi manugal menunjukkan adanya pandangan yang beragam. Sebagian generasi muda masih memberikan respons positif dan menganggap tradisi manugal sebagai warisan budaya yang perlu dipertahankan, sedangkan sebagian lainnya mulai mengalami penurunan keterlibatan akibat kesibukan pendidikan, pekerjaan, serta perubahan pola kehidupan di era modern. (3) Upaya masyarakat dalam mempertahankan tradisi manugal dilakukan dengan tetap melaksanakan tradisi pada setiap musim tanam, mengenalkan tradisi kepada generasi muda melalui cerita, nasihat, dan penanaman nilai-nilai budaya, serta melibatkan generasi muda secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan manugal agar keberlangsungan tradisi tetap terjaga di tengah perkembangan modernisasi.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Eksistensi, Tradisi Manugal, Modernisasi, Masyarakat Dayak Ngaju.
Subjects: Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan
Fakultas / Prodi: FKIP > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1)
Depositing User: Anita Pransiska
Date Deposited: 18 Sep 2026 02:07
Last Modified: 18 Sep 2026 02:07
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8417

Actions (login required)

View Item
View Item