Gunawan, Gunawan (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAH MASALAH TRANSMISI MANUAL KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN PADA MATA PELAJARAN KONSENTRASI KEAHLIAN SISTEM PEMINDAH TENAGA DI SMK NEGERI 1 PALANGKA RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
COVER + DAPUS Gunawan_ SKRIPSI Revisi setelah sidang 3 (Final).pdf
Download (1MB)
Gunawan_ SKRIPSI Revisi setelah sidang 3 (Final) Extract[1-159].pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan pada mata pelajaran Konsentrasi Keahlian Sistem Pemindah Tenaga sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), serta mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang menggunakan model PBL dan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di SMK Negeri 1 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dan tes essay untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji statistik nonparametrik Mann–Whitney U.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 54,8 pada pretest menjadi 75,4 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 37,59%. Sementara itu, kelas kontrol meningkat dari 55,2 pada pretest menjadi 69,9 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 26,63%. Secara deskriptif, peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Namun, berdasarkan hasil uji Mann–Whitney U terhadap nilai posttest kelas PBL dan kelas konvensional diperoleh nilai U sebesar 364,000 dengan nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,203, yang lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kemampuan pemecahan masalah siswa pada kedua kelas setelah pembelajaran. Meskipun rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi, yaitu 75,4 dibandingkan 69,9 pada kelas kontrol, perbedaan tersebut belum cukup kuat secara statistik untuk menyatakan bahwa model PBL lebih efektif daripada pembelajaran konvensional.
Dengan demikian, model PBL menunjukkan kecenderungan peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik secara deskriptif, tetapi belum terbukti memberikan perbedaan yang signifikan secara statistik dibandingkan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran sama-sama dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Problem-Based Learning, kemampuan pemecah masalah, transmisi manual |
| Subjects: | Pendidikan Teknik Mesin Penelitian Kuantitatif Pengajaran |
| Fakultas / Prodi: | FKIP > Pendidikan Teknik Mesin (S1) |
| Depositing User: | Gunawan Gunawan |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 07:40 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 07:41 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8462 |

