PENGARUH EKSTRAK METANOL SIMPLISIA DAUN BETADIN (Jatropa multifida) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Bacillus cereus SEBAGAI PENUNJANG MATERI BAKTERI KELAS X SMA.

Norhayati, Norhayati (2026) PENGARUH EKSTRAK METANOL SIMPLISIA DAUN BETADIN (Jatropa multifida) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Bacillus cereus SEBAGAI PENUNJANG MATERI BAKTERI KELAS X SMA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of COVER + DAPUS NORHAYATI.pdf] Text
COVER + DAPUS NORHAYATI.pdf

Download (952kB)
[thumbnail of Skripsi Norhayati_223010209006_Pendidikan Biologi [1-83].pdf] Text
Skripsi Norhayati_223010209006_Pendidikan Biologi [1-83].pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol tumbuhan betadin (Jatropha multifida) terhadap Bacillus cereus serta memanfaatkan hasil penelitian sebagai bahan penunjang pembelajaran materi bakteri kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif secara in vitro menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer). Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut metanol, kemudian diuji pada konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, dan 3,125%, dengan Levofloxacin sebagai kontrol positif dan DMSO 10% sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak mampu menghambat pertumbuhan B. cereus dengan rata-rata diameter zona hambat berturut-turut sebesar 6,20 mm; 9,28 mm; 8,80 mm; 8,66 mm; 8,67 mm; dan 8,10 mm, yang termasuk kategori sedang. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,008 (p<0,05). Berdasarkan uji lanjut Tukey HSD, konsentrasi 50% menghasilkan rata-rata zona hambat terbesar, yaitu 9,23 mm, sehingga direkomendasikan sebagai konsentrasi dengan aktivitas antibakteri tertinggi. Hasil penelitian selanjutnya dimanfaatkan dalam bentuk booklet sebagai bahan penunjang materi bakteri kelas X SMA dan telah divalidasi oleh ahli materi, bahasa, dan media dengan rata-rata persentase sebesar 87,83%. Dengan demikian, ekstrak metanol J. multifida memiliki potensi sebagai antibakteri terhadap B. cereus dan hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran kontekstual.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Jatropha multifida, Bacillus cereus, antibakteri, ekstrak metanol, zona hambat, booklet.
Subjects: Biologi
Kesehatan Masyarakat
Pendidikan Biologi
Fakultas / Prodi: FKIP > Pendidikan Biologi (S1)
Depositing User: Norhayati Norhayati
Date Deposited: 09 Oct 2026 03:15
Last Modified: 09 Oct 2026 03:15
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8525

Actions (login required)

View Item
View Item