EVALUASI DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN DATA CONE PENETRATION TEST (CPT) DAN PILE DRIVING ANALYZER (PDA) DI TANAH LUNAK (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR BARU DINAS KESEHATAN KABUPATEN KAPUAS)

Siahaan, Bela Tasya (2026) EVALUASI DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN DATA CONE PENETRATION TEST (CPT) DAN PILE DRIVING ANALYZER (PDA) DI TANAH LUNAK (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR BARU DINAS KESEHATAN KABUPATEN KAPUAS). Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover + Dapus BELA .pdf] Text
Cover + Dapus BELA .pdf

Download (6MB)
[thumbnail of Skripsi BELA Fulltest.pdf] Text
Skripsi BELA Fulltest.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung ultimit tiang pancang berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) dan Pile Driving Analyzer (PDA), serta mengevaluasi kesesuaian hasil perhitungan metode empiris CPT terhadap hasil interpretasi CAPWAP pada tanah lunak. Penelitian dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Baru Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dengan menggunakan data sekunder berupa hasil pengujian CPT, PDA, dan spesifikasi teknis tiang pancang. Perhitungan daya dukung ultimit berdasarkan data CPT dilakukan menggunakan metode Schmertmann dan Nottingham (1975), De Ruiter dan Beringen (1979), serta Bustamante dan Gianeselli (1982). Hasil perhitungan kemudian dibandingkan dengan hasil interpretasi CAPWAP menggunakan analisis deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung ultimit berdasarkan metode Schmertmann dan Nottingham sebesar 52,885 ton (S1) dan 56,000 ton (S2), metode De Ruiter dan Beringen sebesar 54,702 ton (S1) dan 53,151 ton (S2), serta metode Bustamante dan Gianeselli sebesar 32,185 ton (S1) dan 31,338 ton (S2). Hasil interpretasi CAPWAP masing-masing sebesar 62 ton untuk tiang AS C3-188 dan 66 ton untuk tiang AS D1-214. Berdasarkan analisis deviasi, metode Schmertmann dan Nottingham menghasilkan rata-rata deviasi terkecil sebesar 14,851%, sedangkan metode Bustamante dan Gianeselli menghasilkan rata-rata deviasi terbesar sebesar 50,324%. Dengan demikian, metode Schmertmann dan Nottingham menunjukkan tingkat kesesuaian terbaik terhadap hasil interpretasi CAPWAP dibandingkan kedua metode empiris lainnya pada lokasi penelitian.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Daya Dukung Ultimit, Tiang Pancang, CPT, PDA, Tanah Lunak.
Subjects: Teknik Sipil
Fakultas / Prodi: FT > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Bela Tasya Siahaan
Date Deposited: 22 Oct 2026 06:58
Last Modified: 22 Oct 2026 06:58
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8658

Actions (login required)

View Item
View Item