Situmeang, Putri Diana (2026) STUDI KASUS BUDAYA POPULER FOMO TERHADAP MOTIF MAHASISWA UPR SEBAGAI AFFILIATOR DALAM PROGRAM TIKTOK AFFILIATE. JISA: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 9 (1). pp. 753-775. ISSN 2620-8059
LAPORAN TUGAS AKHIR PUTRI DIANA SITUMEANG FullText.pdf
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini membahas fenomena rasa takut akan kehilangan keuntungan (FoMO) yang dialami mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) dalam berpartisipasi sebagai affiliator pada program TikTok Affiliate, dalam konteks perkembangan ekonomi digital dan pengaruh budaya populer. Latar belakang menunjukkan bahwa media sosial semakin berkembang menjadi tempat berbisnis melalui e-commerce dan social commerce, yang dipengaruhi oleh budaya populer digital serta sikap FoMO yang ada di kalangan mahasiswa. Teori yang digunakan adalah teori masyarakat jaringan oleh Manuel Castells yang menekankan pentingnya koneksi digital, serta teori praktik sosial oleh Pierre Bourdieu yang memperhatikan peran habitus dan modal sosial, budaya, serta ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan mengapa mahasiswa terlibat dalam program TikTok Affiliate dan bagaimana rasa takut ketinggalan (FoMO) memengaruhi partisipasi mereka. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang meliputi wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Hasil menunjukkan bahwa FoMO mendorong mahasiswa untuk ikut terlibat karena pengaruh dari teman-teman, tren terkini, dan faktor ekonomi. Kesimpulannya, rasa takut ketinggalan (FoMO) dan penggunaan jaringan digital memengaruhi cara mahasiswa berperilaku secara ekonomi di masa kini.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Fear of Missing Out (FoMO), TikTok Affiliate, Budaya Populer |
| Subjects: | Sosiologi |
| Fakultas / Prodi: | FISIP > Sosiologi (S1) |
| Depositing User: | Putri Diana Situmeang |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 06:55 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 06:55 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8677 |

