Pandiangan, Christian D. (2026) PENGARUH PEMBELAJARAN MOVEMENT-BASED LEARNING (MBL) PADA MATERI BENTUK MOLEKUL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA NEGERI 10 PALANGKA RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
COVER+DAPUS CHRISTIAN D. PANDIANGAN.pdf
Download (548kB)
SKRIPSI CHRISTIAN D. PANDIANGAN FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Pembelajaran kimia pada materi bentuk molekul masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena karakteristik konsep yang bersifat abstrak dan menuntut kemampuan representasi spasial tiga dimensi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan miskonsepsi pada siswa, khususnya dalam memahami hubungan antara pasangan elektron dan geometri molekul berdasarkan teori VSEPR. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu memfasilitasi pemahaman konsep secara lebih konkret dan bermakna. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah MBL, yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas gerak tubuh dalam proses pembelajaran untuk memperkuat konstruksi pemahaman konsep. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan desain nonequivalent control group dipilih karena peneliti tidak dapat melakukan pengacakan subjek secara penuh terhadap kelas yang digunakan dalam penelitian. Pada desain ini, kedua kelas diberikan pretest dan posttest, namun hanya kelas eksperimen yang memperoleh perlakuan berupa pembelajaran MBL, sedangkan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen tes pemahaman konsep disusun dalam bentuk pilihan ganda beralasan (three-tier test) yang terdiri atas jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan siswa. Instrumen ini digunakan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep serta kemungkinan miskonsepsi siswa pada materi bentuk molekul berdasarkan teori VSEPR yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Uji hipotesis dilakukan menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil uji ANCOVA pada taraf signifikansi 5% menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran MBL terhadap pemahaman konsep siswa pada materi bentuk molekul. Hasil uji Paired Sample T-Test juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen setelah diterapkan pembelajaran MBL. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 68,18 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 58,62. Nilai effect size sebesar 0,150 termasuk dalam kategori besar. Dengan demikian, pembelajaran MBL efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi bentuk molekul melalui aktivitas gerak yang terintegrasi dalam proses pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Movement-Based Learning, Pemahaman Konsep, Bentuk Molekul, VSEPR, ANCOVA |
| Subjects: | Pendidikan Kimia |
| Fakultas / Prodi: | FKIP > Pendidikan Kimia (S1) |
| Depositing User: | Christian Pandiangan |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 07:53 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 07:53 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7558 |

