OPTIMALISASI SISTEM OPERASIONAL PENJUAL KOPI GEROBAK DALAM MENJAGA DAYA SAING DI KOTA PALANGKA RAYA

Perly, Perly (2026) OPTIMALISASI SISTEM OPERASIONAL PENJUAL KOPI GEROBAK DALAM MENJAGA DAYA SAING DI KOTA PALANGKA RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of COVER + DAPUS PERLY.pdf] Text
COVER + DAPUS PERLY.pdf

Download (622kB)
[thumbnail of SKRIPSI PERLY FULLTEXT.pdf] Text
SKRIPSI PERLY FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem operasional UMKM For-est Coffee, mengidentifikasi faktor-faktor operasional yang menjaga daya saing, menganalisis potensi optimalisasi, dan merumuskan rekomendasi perbaikan bagi penjual kopi gerobak di Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam semi-terstruktur kepada empat informan yang terdiri atas satu pemilik usaha dan tiga karyawan operasional, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, pen-yajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data menggunakan tri-angulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem operasional Forest Coffee masih bersifat informal dan sangat bergantung pada pem-ilik usaha, di mana pemilik merupakan satu-satunya pihak yang menguasai proses peracikan seluruh varian minuman yang kemudian didistribusikan ke sembilan ger-obak setiap harinya. Faktor-faktor operasional yang terbukti menjaga daya saing Forest Coffee mencakup strategi harga yang sangat terjangkau berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per cup, sistem peracikan terpusat yang menjaga kon-sistensi rasa, fleksibilitas lokasi gerobak yang memperluas jangkauan pasar tanpa biaya sewa tetap, serta kedekatan sosial antara karyawan dan pelanggan yang men-dorong loyalitas pembelian berulang. Terdapat enam aspek operasional yang ber-potensi untuk dioptimalkan, yaitu standarisasi proses produksi melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur dan dokumentasi resep terukur, pengembangan sis-tem backup operasional formal, diversifikasi pemasok es batu disertai penyediaan penyimpanan cadangan, penambahan variasi menu non-kopi non-teh, peningkatan efisiensi kemasan produk, serta penerapan sistem pencatatan penjualan harian yang terstruktur di setiap gerobak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Forest Coffee telah mampu bertahan dan memiliki pelanggan tetap, optimalisasi sistem operasional secara menyeluruh sangat diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan dan daya saing usaha dalam jangka panjang di tengah semakin ketatnya persaingan kafe modern di Kota Palangka Raya.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Manajemen Operasional, Daya Saing, Kopi Gerobak, UMKM, Opti-malisasi, Forest Coffee
Subjects: Manajemen Operasional
Fakultas / Prodi: FEB > Manajemen (S1)
Depositing User: Perly Perly
Date Deposited: 27 Jul 2026 07:09
Last Modified: 27 Jul 2026 07:09
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7634

Actions (login required)

View Item
View Item