Widyawati, Erika (2026) PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK TONGKOL JAGUNG PADA KOMBINASI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) UNTUK MENUNJANG MATERI FUNGI DI SMA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
COVER+DAPUS ERIKA WIDYAWATI.pdf
Download (2MB)
SKRIPSI ERIKA WIDYAWATI FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan karena kandungan gizi serta manfaatnya bagi kesehatan. Keberhasilan budidaya jamur tiram sangat dipengaruhi oleh kualitas media tanam, terutama ketersediaan nutrisi yang mendukung pertumbuhan miselium. Tongkol jagung merupakan limbah agroindustri yang mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambahan media tanam jamur. Selain memberikan alternatif pemanfaatan limbah agroindustri, hasil penelitian ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar pada materi Fungi di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk tongkol jagung pada kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri atas lima perlakuan dan lima ulangan. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan miselium pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari setelah inokulasi (HSI). Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, transformasi data menggunakan rumus √(x+0,5), serta uji nonparametrik Kruskal–Wallis karena data belum memenuhi asumsi normalitas meskipun telah dilakukan transformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan miselium meningkat pada seluruh perlakuan seiring bertambahnya waktu pengamatan. Namun, hasil uji Kruskal–Wallis menunjukkan bahwa penambahan serbuk tongkol jagung pada kombinasi media tanam tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram putih pada umur 7, 14, 21, dan 28 HSI (Asymp. Sig. > 0,05). Tidak adanya perbedaan yang signifikan diduga dipengaruhi oleh kesamaan ketersediaan nutrisi antar perlakuan, variasi kondisi lingkungan selama inkubasi, serta adanya kontaminasi pada beberapa baglog yang menghambat pertumbuhan miselium.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Jamur tiram putih, pertumbuhan miselium, serbuk tongkol jagung, media tanam, fungi |
| Subjects: | Pendidikan Biologi |
| Fakultas / Prodi: | FKIP > Pendidikan Biologi (S1) |
| Depositing User: | ERIKA WIDYAWATI |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 05:07 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 05:07 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7766 |

