ANALISIS MENURUNNYA MOTIVASI GENERASI Z TERHADAP PELESTARIAN PENCAK SILAT KUNTAU DI DESA MUARA RIPUNG KABUPATEN BARITO SELATAN

Triatmaja, Aria (2026) ANALISIS MENURUNNYA MOTIVASI GENERASI Z TERHADAP PELESTARIAN PENCAK SILAT KUNTAU DI DESA MUARA RIPUNG KABUPATEN BARITO SELATAN. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover + Dapus ARIA.pdf] Text
Cover + Dapus ARIA.pdf

Download (633kB)
[thumbnail of Skripsi ARIA TRIATMAJA Fulltext.pdf] Text
Skripsi ARIA TRIATMAJA Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Pencak silat Kuntau merupakan seni bela diri tradisional yang menjadi bagian penting dari warisan budaya masyarakat Dayak dan Banjar di Kalimantan Tengah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir (2018-2025), terjadi penurunan motivasi yang signifikan di kalangan Generasi Z terhadap pelestarian pencak silat Kuntau, khususnya di Desa Muara Ripung, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik yang menyebabkan menurunnya motivasi Generasi Z terhadap pelestarian pencak silat Kuntau di Desa Muara Ripung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskritif. Subjek penelitian adalah Generasi Z yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 yang berdomisili di Desa Muara Ripung, serta tokoh mesyarakat, pelatih pencak silat Kuntau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penentuan subjek menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penurunan motivasi Generasi Z terhadap pelestarian pencak silat Kuntau dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik meliputi rendahnya minat pribadi terhadap seni bela diri tradisional, memudarnya nilai dan rasa bangga terhadap budaya lokal,serta kurangnya pengalaman yang bermakna dalam berlatih Kuntau. Faktor ekstrinsik meliputi lemahnya dukungan keluarga, minimnya pengaruh lingkungan sosial yang mendorong pelestarian budaya, derasnya pengaruh media sosial dan budaya populer global, serta terbatasnya program pembinaan yang adaptif terhadap karakter Generasi Z. Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan pergeseran nilai dan gaya hidup Generasi Z sehingga aktivitas budaya tradisional semakin terpinggirkan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi pelestarian yang kontekstual, inovatif, dan memanfaatkan platform digital agar pencak silat Kuntau tetap relevan di kalangan Generasi Muda. Kata Kunci: motivasi, Generasi Z, pencak silat Kuntau, pelestarian budaya, faktor intrinsik, faktor ekstrinsik.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Motivasi, Generasi Z, pencak silat Kuntau, pelestarian budaya, faktor intrinsik, faktor ekstrinsik.
Subjects: Pendidikan Jasmani, Kesehatan, Dan Rekreasi
Fakultas / Prodi: FKIP > Pendidikan PENJASKESREK (S1)
Depositing User: Unnamed user with email ariatriatmaja853@gmail.com
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:49
Last Modified: 03 Aug 2026 07:49
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7808

Actions (login required)

View Item
View Item