Hermawan, Andi (2026) ANALISIS FINANSIAL BUDIDAYA JELUTUNG RAWA (Dyera Lowii Hook.f) KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH. Magister (S2) thesis, Universitas Palangka Raya.
Cover + Dapus Andi Hermawn.pdf
Download (628kB)
Tesis Andi Hermawan Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Jelutung rawa (Dyera lowii Hook.f.) merupakan salah satu jenis pohon endemik hutan rawa gambut yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi sebagai penghasil kayu, getah, dan biji. Penelitian ini dilakukan pada areal budidaya seluas 5,64 hektare milik Bapak Marbun di Desa Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dengan jumlah tegakan sebanyak 1.692 pohon berumur 17–23 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen biaya dan manfaat serta mengevaluasi kelayakan finansial budidaya jelutung rawa menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Benefit-Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Analisis pertumbuhan menggunakan model polinomial menunjukkan bahwa pada umur proyeksi 30 tahun, rata-rata diameter pohon mencapai 42,11 cm dan tinggi mencapai 10,29 m. Nilai Mean Annual Increment (MAI) dan Current Annual Increment (CAI) yang terus meningkat menunjukkan bahwa tegakan masih berada pada fase pertumbuhan aktif. Komponen manfaat diperoleh dari hasil penjualan getah, biji, dan kayu jelutung. Pada kondisi aktual, pendapatan usaha masih didominasi oleh hasil getah dan biji.
Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa kondisi budidaya aktual (Skenario 1) belum layak secara finansial. Hal ini ditunjukkan oleh nilai NPV yang negatif pada seluruh tingkat diskonto 7% hingga 15%, serta nilai IRR sebesar 2,66% yang lebih rendah daripada tingkat suku bunga acuan. Sebaliknya, pada Skenario 2, budidaya jelutung rawa menjadi layak secara finansial dengan menghasilkan NPV positif pada tingkat diskonto 7%–14% dan berubah menjadi negatif pada tingkat diskonto 15%. Nilai IRR sebesar 14,74% menunjukkan bahwa usaha masih layak dijalankan hingga tingkat diskonto tersebut, meskipun memiliki sensitivitas yang relatif tinggi terhadap kenaikan tingkat suku bunga.
Skenario budidaya yang paling menguntungkan adalah skenario yang menerapkan pengelolaan tanaman secara intensif, pemupukan sesuai rekomendasi, pengendalian gulma secara rutin, penyadapan getah berdasarkan teknik yang dianjurkan, serta pemanfaatan seluruh hasil tanaman, yaitu getah, biji, dan kayu, pada akhir daur. Penerapan skenario ini mampu meningkatkan pendapatan usaha sehingga memenuhi kriteria kelayakan investasi dan dapat menjadi alternatif dalam pengembangan budidaya jelutung rawa di lahan gambut Kabupaten Pulang Pisau.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Magister (S2)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Dyera lowii, analisis finansial, NPV, IRR, lahan gambut, skenario, asumsi. |
| Subjects: | Agribisnis Agroteknologi Kehutanan |
| Fakultas / Prodi: | PPS > Magister Kehutanan (S2) |
| Depositing User: | Andi Hermawan |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 06:29 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:29 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7901 |

