PENGARUH HUMAN CAPITAL, UPAH MINIMUM, DAN ANGKATAN KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR INDISTRI PENGOLAHAN DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Silaban, Desy Natalia (2026) PENGARUH HUMAN CAPITAL, UPAH MINIMUM, DAN ANGKATAN KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR INDISTRI PENGOLAHAN DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover+Dapus Desy Silaban.pdf] Text
Cover+Dapus Desy Silaban.pdf

Download (626kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
Desi Fulltext OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Human Capital yang diproksikan dengan rata-rata lama sekolah, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan Angkatan Kerja terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan di Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Data yang digunakan merupakan data panel yang mencakup 14 kabupaten/kota selama periode 2020-2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik berdasarkan hasil uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R2).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Human Capital yang diproksikan dengan rata-rata lama sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan di Provinsi Kalimantan Tengah. Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan. Sementara itu, Angkatan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan. Secara simultan, variabel Human Capital, UMK, dan Angkatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,971775 menunjukkan bahwa sekitar 97,17% variasi pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Human Capital, rata-rata lama sekolah, upah minimum kabupaten/kota, angkatan kerja, pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan.
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Fakultas / Prodi: FEB > Ekonomi Pembangunan (S1)
Depositing User: Desy Natalia Silaban
Date Deposited: 13 Aug 2026 07:47
Last Modified: 13 Aug 2026 07:47
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/7998

Actions (login required)

View Item
View Item