ANALISIS MANAJEMEN RISIKO K3 MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK PADA PROYEK RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KAWASAN BUNDARAN BESAR PALANGKA RAYA

Titania, Dina (2026) ANALISIS MANAJEMEN RISIKO K3 MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK PADA PROYEK RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KAWASAN BUNDARAN BESAR PALANGKA RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of COVER+DAPUS DINA TITANIA.pdf] Text
COVER+DAPUS DINA TITANIA.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
SKRIPSI DINA TITANIA FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kawasan Bundaran Besar Palangka Raya menghadapi tantangan risiko K3 yang kompleks akibat interaksi langsung dengan lingkungan terbuka, alat berat, dan kondisi cuaca. Meskipun manajemen risiko K3 telah menjadi standar dalam konstruksi, saat ini masih terdapat keterbatasan profil risiko pada proyek jenis RTH yang bersifat non-gedung. Selain itu, banyak upaya mitigasi di lapangan masih bersifat reaktif, sementara penerapan metode House of Risk (HOR) yang mampu memetakan hubungan kausalitas secara proaktif antara risk event dan risk agent belum banyak diimplementasikan pada proyek konstruksi tipe ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko, menganalisis agen risiko prioritas, serta merumuskan strategi mitigasi yang efektif sesuai karakteristik proyek RTH.
Penelitian ini menggunakan metode House of Risk (HOR) guna memetakan hubungan kausalitas antara risk event dan risk agent secara sistematis. Tahapan penelitian dimulai dengan identifikasi risiko, kemudian dilanjutkan dengan perhitungan Aggregate Risk Potential (ARP) pada HOR fase 1 untuk menentukan prioritas agen risiko. Selanjutnya, dilakukan seleksi agen risiko dominan menggunakan Diagram Pareto, yang diikuti dengan analisis efektivitas mitigasi menggunakan Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD) pada HOR fase 2 guna menyusun strategi pengendalian risiko yang paling efisien.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diidentifikasi 30 kejadian risiko dan 15 agen risiko. Melalui analisis Aggregate Risk Potential (ARP) dan Diagram Pareto, ditemukan 9 agen risiko prioritas, yaitu tidak menggunakan APD sesuai standar, kurangnya pelatihan atau kompetensi pekerja, metode kerja tidak sesuai SOP, kelelahan dan kelalaian pekerja, penggunaan alat tidak sesuai prosedur, alat tidak layak atau tidak terawat, material berbahaya tanpa pengaman atau tidak sesuai spesifikasi, material tidak tertata dengan baik, serta permukaan kerja yang tidak stabil atau licin. Analisis HOR fase 2 menghasilkan 15 tindakan mitigasi, dengan prioritas utama mencakup pelaksanaan toolbox meeting harian, sistem safety permit, serta penerapan prinsip 5R, yang diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi peningkatan keselamatan kerja di proyek RTH sekaligus memperkaya taksonomi risiko konstruksi dalam literatur akademik.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Agen Risiko, House of Risk, Manajemen Risiko K3, Ruang Terbuka Hijau, Mitigasi Risiko.
Subjects: Teknik Sipil
Fakultas / Prodi: FT > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Dina Titania
Date Deposited: 19 Aug 2026 07:39
Last Modified: 19 Aug 2026 07:39
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8020

Actions (login required)

View Item
View Item