KRISIS EKSISTENSIAL DAN PENCARIAN MAKNA HIDUP DALAM NOVEL BAGAIMANA JIKA TUHAN BILANG TIDAK? KARYA TINANDROSE SERTA IMPLIKASI TERHADAP PEMBELAJARAN MENYUSURI NILAI DALAM CERITA LINTAS ZAMAN DI SMA KURIKULUM MERDEKA

Riska, Riska (2026) KRISIS EKSISTENSIAL DAN PENCARIAN MAKNA HIDUP DALAM NOVEL BAGAIMANA JIKA TUHAN BILANG TIDAK? KARYA TINANDROSE SERTA IMPLIKASI TERHADAP PEMBELAJARAN MENYUSURI NILAI DALAM CERITA LINTAS ZAMAN DI SMA KURIKULUM MERDEKA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of COVER & DAPUS_RISKA.pdf]
Preview
Text
COVER & DAPUS_RISKA.pdf

Download (7MB) | Preview
[thumbnail of SKRIPSI RISKA Fulltext.pdf] Text
SKRIPSI RISKA Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk krisis eksistensial yang dialami tokoh utama dalam novel Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak? karya Tinandrose, (2) bentuk pencarian makna hidup berdasarkan teori logoterapi Viktor E. Frankl, dan (3) implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran menyusuri nilai dalam cerita lintas zaman di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak? karya Tinanndrose. Data penelitian berupa kutipan-kutipan yang menunjukkan krisis eksistensial dan pencarian makna hidup tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis isi dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, mendeskripsikan, dan menarik simpulan berdasarkan teori logoterapi Viktor E. Frankl.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis eksistensial yang dialami tokoh utama Nirmana dalam novel Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak? karya Tinandrose terdiri atas tiga bentuk, yaitu kehampaan, krisis makna hidup, dan krisis identitas. Krisis makna hidup dan krisis identitas merupakan bentuk yang paling dominan karena novel berfokus pada pergulatan batin tokoh dalam mempertanyakan tujuan hidup, menerima identitas dirinya, serta menghadapi berbagai pengalaman traumatis. Adapun pencarian makna hidup tokoh utama ditemukan melalui nilai kreatif, nilai pengalaman, dan nilai sikap. Di antara ketiganya, nilai sikap menjadi sumber makna hidup yang paling banyak ditemukan karena tema utama novel menekankan proses penerimaan, ketabahan, pengampunan, dan penyerahan diri kepada Tuhan sebagai cara menghadapi penderitaan yang tidak dapat diubah. Hasil penelitian ini diimplikasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman di SMA karena dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami nilai kehidupan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif, serta memperkuat karakter religius, empati, dan ketahanan diri dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: krisis eksistensial, pencarian makna hidup, logoterapi, novel, pembelajaran sastra.
Subjects: Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia
Penelitian Kualitatif
Fakultas / Prodi: FKIP > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
Depositing User: Unnamed user with email riskaa0086@gmail.com
Date Deposited: 21 Sep 2026 04:01
Last Modified: 21 Sep 2026 04:01
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8025

Actions (login required)

View Item
View Item