PENGARUH KEBISINGAN LALU LINTAS TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMPN 2 PALANGKA RAYA

Putra, Septian Dwi (2026) PENGARUH KEBISINGAN LALU LINTAS TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMPN 2 PALANGKA RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover + Dapus_Septian Dwi Putra.pdf] Text
Cover + Dapus_Septian Dwi Putra.pdf

Download (855kB)
[thumbnail of Skripsi_Septian Dwi Putra_Fulltext.pdf] Text
Skripsi_Septian Dwi Putra_Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor seiring dengan pertumbuhan penduduk di Kota Palangka Raya telah menyebabkan meningkatnya intensitas kebisingan lalu lintas pada ruas-ruas jalan utama. Kebisingan lalu lintas merupakan salah satu bentuk pencemaran lingkungan berupa bunyi yang tidak diinginkan dan dapat mengganggu kenyamanan serta kesehatan manusia, khususnya pada kawasan sensitif seperti kawasan pendidikan. SMPN 2 Palangka Raya yang berlokasi di Jalan Diponegoro terpapar secara langsung oleh sumber kebisingan lalu lintas dengan volume kendaraan yang relatif tinggi, sehingga berpotensi mengalami tingkat kebisingan yang melampaui baku mutu kebisingan kawasan pendidikan sebesar 55 dB sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996. Fokus penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara volume lalu lintas (smp/jam) dengan tingkat kebisingan lingkungan di SMPN 2 Palangka Raya. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter pada ruang kelas dan bahu Jalan Diponegoro tepatnya di depan SMPN 2 Palangka Raya selama jam operasional sekolah, sedangkan data volume lalu lintas diperoleh melalui survei lalu lintas berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2023. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji dampak kebisingan terhadap proses belajar mengajar melalui penyebaran kuesioner kepada siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus lalu lintas memiliki hubungan searah (positif) dengan tingkat kebisingan, di mana peningkatan arus lalu lintas diikuti oleh peningkatan tingkat kebisingan. Nilai tingkat kebisingan ekivalen Leq (8 jam) di ruang kelas berada pada kisaran 64,67–67,73 dB, sedangkan di bahu jalan berada pada kisaran 70,39–73,27 dB, yang seluruhnya melampaui baku mutu kebisingan kawasan pendidikan. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa kebisingan lalu lintas berdampak signifikan terhadap kenyamanan, konsentrasi, dan efektivitas proses belajar mengajar, sehingga diperlukan upaya pengendalian kebisingan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Kebisingan Lalu Lintas, Arus Lalu Lintas, Kawasan Pendidikan, Proses Belajar Mengajar, Tingkat Kebisingan Lingkungan.
Subjects: Teknik Sipil
Fakultas / Prodi: FT > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: SEPTIAN DWI PUTRA
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:46
Last Modified: 20 Aug 2026 07:46
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8065

Actions (login required)

View Item
View Item