Juanabel R., Zefanya (2026) ANALISIS PERCEPATAN PENJADWALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAST TRACK (STUDI KASUS: GEDUNG A MAKODAM KALIMANTAN TENGAH). Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.
Cover + Dapus ZEFANYA JUANABEL R.pdf
Download (1MB)
Skripsi ZEFANYA JUANABEL R Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB) | Request a copy
Abstract
Proyek Pembangunan Gedung A Makodam Provinsi Kalimantan Tengah mengalami deviasi keterlambatan penyelesaian aktual selama 13 hari kalender dari target awal 120 hari akibat adanya penambahan volume pada beberapa item pekerjaan di tahap awal. Kondisi ini berdampak langsung terhadap keterlambatan penyelesaian pekerjaan struktural yang secara berantai menggeser lintasan kritis proyek. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk percepatan penjadwalan menggunakan metode Fast Track pada struktur bangunan Gedung A Makodam, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kombinasi stabilitas Biaya Langsung (Direct Cost) tanpa penambahan upah lembur dan efisiensi Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost) akibat perpendekan durasi proyek.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode simulatif berbasis studi kasus. Data primer yang diolah meliputi dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB), Time Schedule (Kurva S), dan laporan harian proyek. Pelaksanaan analisis diawali dengan menyusun ulang jadwal aktual menggunakan perangkat lunak Microsoft Project guna mengidentifikasi aktivitas pada lintasan kritis. Percepatan waktu kemudian disimulasikan secara murni melalui rekayasa logika ketergantungan urutan kerja secara tumpang tindih (overlapping), yakni dengan mengubah relasi Finish-to-Start menjadi Start-to-Start disertai penambahan lag time dengan mengimplementasikan sistem pembagian zona kerja, tanpa mencakup penambahan kuantitas tenaga kerja maupun jam kerja lembur.
Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode Fast Track berhasil memangkas durasi penyelesaian aktual proyek dari 120 hari kalender menjadi 105 hari kalender, menghasilkan penghematan waktu selama 15 hari kalender atau tingkat efisiensi durasi sebesar 12,5%. Pada aspek pembiayaan, stabilitas Biaya Langsung terbukti dapat dijaga konstan pada angka Rp 15.372.543.304,91 tanpa pembengkakan karena tidak adanya kerja lembur. Di sisi lain, perpendekan durasi selama 15 hari memberikan reduksi nyata pada beban operasional harian lapangan, sehingga menghasilkan penghematan Biaya Tidak Langsung sebesar Rp 319.940.625. Hal ini menekan total biaya pelaksanaan proyek turun menjadi Rp 16.743.559.375, yang memberikan nilai penghematan total sebesar 1,6842% terhadap nilai kontrak aktual proyek.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Metode Fast Track, Percepatan Penjadwalan, Biaya Langsung, Biaya Tidak Langsung, Manajemen Konstruksi. |
| Subjects: | Teknik Sipil |
| Fakultas / Prodi: | FT > Teknik Sipil (S1) |
| Depositing User: | Zefanya Juanabel R |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 08:11 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 08:11 |
| URI: | https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8583 |

