STRATEGI DINAS SOSIAL KOTA PALANGKA RAYA DALAM REHABILITASI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) YANG TERLANTAR DI KOTA PALANGKA RAYA

Sembiring, Atba Arbina Ita (2026) STRATEGI DINAS SOSIAL KOTA PALANGKA RAYA DALAM REHABILITASI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) YANG TERLANTAR DI KOTA PALANGKA RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of Cover + Dapus Atba Arbina Ita Sembiring.pdf] Text
Cover + Dapus Atba Arbina Ita Sembiring.pdf

Download (801kB)
[thumbnail of SKRIPSI ATBA ARBINA ITA FINAL (1).pdf] Text
SKRIPSI ATBA ARBINA ITA FINAL (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terlantar merupakan salah satu kelompok rentan yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus dari pemerintah. Keberadaan ODGJ terlantar tidak hanya berkaitan dengan permasalahan kesehatan jiwa, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dapat memengaruhi keberfungsian sosial individu.
Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dalam pelaksanaan rehabilitasi sosial guna membantu ODGJ memperoleh kembali kemampuan untuk menjalankan fungsi sosialnya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial Kota Palangka Raya dalam rehabilitasi ODGJ yang terlantar di Kota Palangka Raya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Palangka Raya, pekerja sosial, petugas Rumah Singgah, Satpol PP, serta keluarga ODGJ yang telah menjalani rehabilitasi sosial. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rehabilitasi sosial ODGJ terlantar yang diterapkan oleh Dinas Sosial Kota Palangka Raya dilakukan melalui kerja sama lintas sektor dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei, Satpol PP, Disdukcapil, kecamatan, kelurahan, serta keluarga ODGJ. Pelaksanaan rehabilitasi sosial diawali dengan asesmen kebutuhan, pendampingan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan rujukan, rehabilitasi keluarga, dan reunifikasi keluarga. Rumah Singgah berperan sebagai tempat penampungan sementara yang mendukung proses pemulihan sosial ODGJ, sedangkan Satpol PP berperan dalam penjangkauan dan penanganan awal ODGJ di lapangan. Keberhasilan rehabilitasi sosial dipengaruhi oleh dukungan keluarga, penerimaan masyarakat, serta kepatuhan ODGJ dalam menjalani pengobatan dan proses pemulihan. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya koordinasi dan integrasi data antarinstansi, keterbatasan sarana dan prasarana, serta rendahnya kepatuhan sebagian ODGJ dalam mengonsumsi obat secara rutin.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi rehabilitasi sosial ODGJ terlantar di Kota Palangka Raya telah dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak terkait. Meskipun demikian, masih diperlukan peningkatan koordinasi, penguatan sistem pendataan, penambahan sumber daya manusia, serta peningkatan sarana dan prasarana guna mendukung efektivitas pelaksanaan rehabilitasi sosial ODGJ terlantar secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Strategi, Rehabilitasi Sosial, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Dinas Sosial, ODGJ Terlantar

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Strategi, Rehabilitasi Sosial, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Dinas Sosial, ODGJ Terlantar
Subjects: Adminitrasi negara
Fakultas / Prodi: FISIP > Ilmu Administrasi Negara (S1)
Depositing User: Atba Arbina Ita Sembiring
Date Deposited: 20 Oct 2026 03:48
Last Modified: 20 Oct 2026 03:48
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/8602

Actions (login required)

View Item
View Item