COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA DIRUNG LINGKIN KABUPATEN MURUNG RAYA

Anugrahnu, Jhony Tira (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA DIRUNG LINGKIN KABUPATEN MURUNG RAYA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Palangka Raya.

[thumbnail of COVER + DAPUS JHONY TIRA ANUGRAHNU.pdf]
Preview
Text
COVER + DAPUS JHONY TIRA ANUGRAHNU.pdf

Download (561kB) | Preview
[thumbnail of Skripsi JHONY TIRA ANUGRAHNU Fulltext.pdf] Text
Skripsi JHONY TIRA ANUGRAHNU Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Collaborative Governance dalam pengelolaan BUMDes Tarung Pio di Desa Dirung Lingkin serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Fokus penelitian ini terletak pada proses kolaborasi antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, BPD, masyarakat, dan pihak swasta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Analisis menggunakan teori Collaborative Governance Ansell dan Gash (2008) yang meliputi indikator dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan hasil sementara, serta prinsip tata kelola BUMDes menurut Suparji (2019) yaitu kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kolaborasi telah berjalan, namun belum optimal. Dialog tatap muka sudah dilakukan melalui musyawarah desa, tetapi partisipasi masyarakat masih terbatas. Membangun kepercayaan mulai terbentuk melalui keterbukaan informasi, namun belum kuat. Komitmen terhadap proses belum stabil karena ketergantungan pada individu dan keterbatasan kapasitas manajerial pengurus. Pemahaman bersama belum merata di kalangan masyarakat. Sementara itu, hasil sementara menunjukkan adanya perkembangan usaha, namun belum berdampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).
Pengelolaan BUMDes telah mencerminkan prinsip kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, namun implementasinya masih menghadapi kendala. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah desa, forum musyawarah, kerja sama eksternal, dan potensi desa. Faktor penghambat meliputi rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan kapasitas pengurus, ketergantungan pada individu, serta belum optimalnya pengembangan usaha. Dengan demikian, penerapan Collaborative Governance dalam pengelolaan BUMDes masih memerlukan penguatan agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Collaborative Governance, Pengelolaan BUMDes, BUMDes
Subjects: Ilmu Pemerintahan
Fakultas / Prodi: FISIP > Ilmu Pemerintahan (S1)
Depositing User: JHONY TIRA ANUGRAHNU
Date Deposited: 26 May 2026 08:41
Last Modified: 26 May 2026 08:41
URI: https://repositori.upr.ac.id/id/eprint/6520

Actions (login required)

View Item
View Item